Setelah selesai dari warnet, saatnya membuka file-file hasil dowloadan, memilah-milah apa yang bagus dan yang kurang bagus. Ada software yang menarik buat penulis yaitu VirtualBox, penulis mempunyai VirtualBox versi 1.5.4 dan barusan mendowload VirtualBox versi 1.6.2. Ternyata ada yang beda, selidik punya selidik VirtualBox sudah dibeli oleh Raksasa Developer "Sun".
Setelah menginstall terasa kental sekali isi dari VirtualBox setelah dibeli oleh Sun, mulai dari penamaan sampai loading untuk masuk ke biosnya, semuanya serba Sun. :(
Semua settingan VirtualBox sudah sesuai dengan keinginan. Tapi ada 1 (satu) masalah yang tidak bisa dihindarkan yaitu mengenai resolusi untuk Sistem Operasi Ubuntu di VirtualBox. Sepengetahuan penulis kita tinggal merubah file xorg.conf yang ada di folder /etc/X11. Seperti yang telah penulis lakukan terhadap sistem operasi varian unix. Setelah mencoba-coba akhirnya gagal padahal udah baca manualnya. Juga gagal merubah tampilan resolusi menggunakan tombol kombinasi SHIFT+CTRL+ALT++ atau SHIFT+CTRL+ALT+-.

EH... TERNYATA.
Tidak disengaja penulis menggerakkan pinggiran software VirtualBox, seperti gambar di bawah ini.

Apa yang terjadi, ternyata resolusi tampilan sistem operasi Ubuntu yang ada di VirtualBox, mengikuti lebar dan tinggi daripada software VirtualBox. Mengapa bisa begitu yah :?:, Ada yang bisa beri penjelasan.
Seakan-akan dalam keadaan slow down. Gambarnya seperti di bawah ini.


Tidak ketinggalan, pake maximize. :D

regards
soevar a.k.a supardi salmoe
[+] sambil mendengarkan lagu om iwan fals